Home » Rumah » Septic Tank Bio Untuk Mengurangi Pencemaran Air Sumur

Septic Tank Bio Untuk Mengurangi Pencemaran Air Sumur

Tuesday, September 26th 2017. | Rumah

Memiliki septic tank di rumah adalah suatu hal wajib, karena fungsinya yang sangat krusial yakni untuk menampung kotoran yang berasal dari toilet. Disebabkan oleh fungsinya tersebut, pembuatannya juga harus benar supaya mencegah adanya pencemaran lingkungan, misalnya saja rembesan dari tangki yang mencemari sumber air di sekitar rumah, atau pembuangan air di tangki ke selokan yang menyebabkan bau dan mengganggu warga sekitar.

Hal tersebut biasanya terjadi jika Anda menggunakan tank penampungan konvensional. Namun, sebenarnya bisa diatasi dengan cara menggunakan tank penampungan bio. Septic tank bio sendiri adalah tank penampungan kotoran yang memiliki sistem pengolahan limbah. Meskipun bisa dibilang harganya cukup mahal, tapi mengingat fungsinya yang lebih banyak, penggunaannya pun sangat disarankan.

Keunggulan Septic Tank BioRich sebagai Pengolah Limbah

Ketika Anda membangun sumur WC untuk menampung kotoran dari toilet, biasanya pembuatannya terdiri dari buis beton atau batu bata yang ditata sedemikian rupa. Namun, cara membangunnya mengharuskan Anda lebih teliti dan berhati-hati, karena ketika ada kesalahan, akibatnya kotoran menjadi tidak tertampung dengan baik, lalu mencemarkan lingkungan dan yang terburuk adalah menyebarkan bau yang kurang sedap.septic tank bio

Berbeda lagi, ketika Anda memakai septic tank bio Rich yang terbuat dari bahan fiberglass, selain bahannya yang ramah lingkungan, di dalamnya juga sudah diberi formula khusus berupa bakteri pengolah kotoran. Hal ini tentu berpengaruh pada penampungan kotoran yang lebih baik dan sama sekali tidak menimbulkan bau. Selain itu, karena tangkinya terbuat dengan rapat dari atas sampai bawah, kotoran yang tertampung pun tidak akan merembes ke dalam tanah. Sangat cocok untuk menjaga sumber air di sekitar rumah Anda.

Kelebihan lainnya dari tangki WC bio ini adalah pemasangannya yang mudah dan cepat. Anda hanya perlu menggali tanah untuk meletakkan tangkinya dan dilanjutkan memasang pipa-pipa untuk jalur masuk dari toilet. Terlihat sekali perbedaannya dengan sumur WC konvensional yang membutuhkan keahlian khusus dalam pengerjaannya. Selain menggali tanah, Anda juga harus mengerti cara memasang batu bata, menguleni semen dan lain-lain. Bahkan jika memakai buis beton, pasti dibutuhkan banyak orang untuk memasangnya karena bobotnya yang berat.

Namun, ternyata selain pemasangan, perawatan untuk tangki WC bio ini juga lebih mudah dibandingkan yang konvensional. Bahkan ketika Anda membelinya, biasanya diberi garansi sampai 10 tahunan. Anda juga tidak perlu khawatir dengan penampungannya, tinggal disesuaikan menurut jumlah anggota keluarga di rumah. Ada yang bisa menampung air hingga 500 liter, besar tangkinya sekitar 80 x 110 cm. Biasanya dipakai untuk rumah dengan anggota keluarga 3 sampai 4 orang.

 

Ukuran yang lebih besar pun ada, yakni mencapai 117 x 130 cm dengan daya tampung mencapai 1500 liter. Cocok dipakai di area kos-kosan maupun apartemen yang jumlah orangnya mencapai 12 atau kurang.